Home / WHAT’S NEW  / 10 Tempat Wisata Bersejarah di Macau (Bagian 3)

10 Tempat Wisata Bersejarah di Macau (Bagian 3)

na-tcha-temple

Historic Centre of Macao adalah area kota tua di Makau yang menyimpan banyak tempat bersejarah. Area ini adalah hasil dari 400 tahun pertemuam budaya Barat dan Timur di mana kita dapat menemukan bangunan bergaya Eropa bersebrangan dengan bangunan bergaya China. Masing-masing tempat ini menarik untuk dikunjungi. Penasaran apa saja mereka? Yuk, kita lihat satu-satu.

 

1. Reruntuhan Gereja St. Paul

Reruntuhan Gerjea St. Paul merupakan sisa dari Gereja Mater Dei yang dibuat pada tahun 1602-1650. Gereja ini merupakan bagian dari St. Paul’s College, dan universitas pertama bergaya Barat yang ada di Timur Jauh. Pada tahun1835 api bewsar melalap kampus dan geeja dan kemudian hanya menyisakan bagian depan gereja saja. Reruntuhan ini sekarang menjadi salah satu ikon Makau.

Lokasi: di depan Company of Jesus Square                                        Jam Buka: 09.00 – 18.00

 

2. Company of Jesus Square

Berjalan-jalan di Company of Jesus Square kita dapat menyaksikan bangunan-bangunan dari era 1920 hingga 1930 serta beberapa bangunan yang berasal dari abad ke-19.

 

3. Tembok Kota Tua

Pada tahun 1569 orang-orang Portugis mulai membangun tembok kota yang mengelilingi Makau. Pada peta zaman dahulu terlihat bahwa selain dari Inner Harbour di bagian Barat, seluruh bagian kota dikelilingi tembok. Tembok ini menjadikan Makau sebagai suatu kota benteng. Meski demikian hanya sedikit tembok yang tersisa seperti tembok yang berada di dekat Reruntuhan Gereja St. Paul.

Lokasi: sebelah Reruntuhan Gereja St. Paul.

 

4. Na Tcha Temple

Di tahun 1888 sebuah wabah penyakit merebak di Makau. Para penduduk mendirikan sebuah kuil yang didedikasikan kepada Na Tcha sebagai upaya untuk menghentikan wabah penyakit. Kontras dengan Reruntuhan Gereja St. Paul yang megah di sebelahnya, Na Tcha Temple memiliki bentuk yang kecil dan sederhana. Namun kuil ini tetap tampil cantik jika disandingkan dengan bangunan-bangunan di sekitarnya.

Lokasi: Rua Sul do Mercado de Sao Domingos                                    Jam Buka: 8.00 – 17.00

 

5. Mount Fortress

Dibangun antara 1617 dan 1626, benteng ini beriri di atas area seluas 10.000 meter persegi dengan bentuk trapezium, dan merupakan jantung pertahanan Makau. Tempat berdirinya benteng ini awalnya merupakan altar yang telah digunakan selama 300 tahun. Namun orang Portugis merubahnya menjadi sebuah benteng. Di tahun-tahun berikutnya benteng ini menjadi kediaman dari gubernur Makau, kemudian menjadi barak, penjara, dan observatory, lalu sekarang berfungsi menjadi Museum Makau. Kunjungi tempat ini untuk menikmati pemandangan Reruntuhan Gereja. St. Paul dan seluruh Makau.

 

Lokasi: Praceta do Museu de Macau                Jam Buka: 10.00 – 18.00 (Senin tutup)

 

6. Camoes Square

Lapangan ini berada di dekat Camoes Garden, Gereja St. Anthony dan Kuburan Protestan. Tamannya memiliki banyak pepohonan hijau dan kursi sehingga menjadikannya tempat populer untuk warga setempat beristirahat sejenak.

 

7. Casa Garden

Taman ini dibuat pada tahun 1770 sebagai tempat liburan musim panas aristokrat, politikus dan pedagang kaya Portugis bernana Manuei Pereira, dan tempat ini juga merupakan vila terbaik di Makau. Tempat ini kemudian disewakan ke English East India Company dan pada tahun 1960 dijadikan museum. Saat ini Casa Garden menjadi markas dari Oriental Square

Lokasi: Sebelah Camoes Square                     Jam Buka: 09:30 – 18:00 (Sabtu, Minggu, & Libur nasional tutup)

 

8. Protestant Cemetery

Awalnya bernama East India Company Cemetery, tempat ini merupakan kuburan protestan pertama di Makau. Di tahun 1821 ditambahkan sebuah kapel di lingkungan kuburan. Salah satu artis terkenal Inggris, George Chinnery, dimakamkan di tempat ini.

Lokasi: Sebelah Casa Garden                                      Jam Buka: 8.30 – 17.30

 

9. Gereja St. Anthony

Dibangun pada tahun 1558 dan 1560, gereja ini merupakan salah satu dari tiga gereja tertua di Makau. Gereja yang kada sekarang merupakan rekonstruksi dari gereja awal. Gereja awal telah habis terbakar api pada 22 September 1874. Setiap tahunnya pada tanggal itu orang-orang darang membawa gambar Santo Antony untuk mengingat kejadian terebut. Pada masa lalu orang-orang Portugis sering mengadakan pernikahan di gereja ini sehingga membuat gereja mendapat julukan Fa Vong Tong (gereja bunga).

 

10. Benteng Guia

Benteng Guia didirikan pada tahun 1622 dan merupakan titik tertinggi di Makau dan menawarkan pemandangan ke seluruh semenanjung. Di dalam benteng ini juga terdapat mercusuar dan kapel. Kapelnya dibangun pada tahun 1622 dan memiliki hiasan mural yang dilukis menggunakan teknik China dan barat.

Share This:

marco.anthony@smailingtour.co.id

Review overview
NO COMMENTS

POST A COMMENT